DURBAN, — Penyerang tim nasional Spanyol, Pedro Rodriguez, mengaku takut kesalahan dirinya di laga semifinal kontra Jerman akan terulang lagi saat timnya bertemu Belanda di final Piala Dunia 2010. Pedro juga sempat khawatir, pertandingan antara Spanyol dan Jerman dua hari lalu bakal berakhir imbang.
"Saya meninggalkan lapangan dengan rasa khawatir. Saya bahkan tak berani berpikir pertandingan ini mungkin akan berakhir imbang," tutur Pedro pada harian Spanyol AS.
Dengan waktu pertandingan tersisa delapan menit lagi, wajar bila Pedro merasa tegang. Pasalnya, sang lawan, "Der Panzer", bukanlah tim lemah yang tak punya mental juara. Jerman bisa saja mendadak mengejar defisit satu gol dan memaksa perpanjangan waktu atau adu penalti.
Beruntung, Jerman tak mampu melakukan hal tersebut. Pada laga itu, Pedro gagal memanfaatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan "La Furia Roja". Spanyol bisa saja menang 2-0, apabila pemain Barcelona ini mau memberi bola kepada Fernando Torres, yang saat itu tidak terkawal pemain Jerman.
Namun, Pedro justru memilih untuk bersolo aksi. Alih-alih mencetak gol, pemain berusia 22 tahun ini malah urung melepaskan tendangan lantaran bek Jerman, Arne Friedrich, lebih sigap dalam mematikan langkahnya.
"Itu adalah peluang bagus, tapi sepertinya saya terlalu percaya diri. Saya membuat keputusan buruk dengan menusuk ke dalam pertahanan Jerman, padahal saya bisa saja melepaskan tendangan," sesalnya.
"Jujur, saya tidak melihat Fernando (Torres) dan hanya memikirkan gol. Jika saya melihat Fernando, gol pasti tercipta. Itu adalah kesalahan besar, tapi untungnya sekarang tak berarti apa-apa karena kami menang," lanjut Pedro.
"Bagi saya, tak ada yang namanya favorit. Kepercayaan diri kami setinggi langit. Pengalaman yang kami dapat sangat luar biasa, dan di atas itu semua, kami ingin menang dan jadi juara dunia," tutupnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar