Kamis, 17 Juni 2010

Menjual Pesona Pernak-Pernik Zakumi dan Jabulani

Boneka itu berpostur tegap. Tubuh gagahnya bersanding dengan bola dalam rangkulan lengan kanan. Kokoh boneka tersebut membuatnya bisa diletakkan dengan posisi berdiri. Zakumi, demikian nama maskot Piala Dunia 2010 yang disimbolkan dengan macan tutul itu.

Boneka Zakumi kini kian marak dijajakan di Bandung. Selain boneka berambut hijau dengan seragam putih itu, pernak-pernik lain yang kian sering ditemukan adalah bola resmi Piala Dunia 2010, Jabulani. Produk seperti gantungan kunci, stiker, dan seragam pun lazim terlihat di berbagai toko. Di Hotel Panghegar, misalnya, semarak produk-produk pesta sepak bola sudah menghiasi sudut gedung tersebut.

"Kami memang mengincar peluang bisnis Piala Dunia 2010 dengan menjual berbagai produk," ujar Officer Public Relation Development Indomaret Bandung Ari Hilman.

Pernak-pernik yang dijual sangat banyak, mencapai 80 macam. Di rak-rak penjualan berjejer baju, cangkir, pena, topi, korek api, pin, botol minuman, tas, buku tulis, casing telepon seluler, serta miniatur trofi Piala Dunia 2010.

Produk paling mencolok mata adalah boneka Zakumi seukuran orang dewasa seharga Rp 20 juta dengan tinggi sekitar 1,65 meter. Selain itu, terlihat trofi Piala Dunia 2010 dengan tinggi sekitar 15 sentimeter seharga Rp 2 juta.

"Saya perkirakan produk paling banyak terjual adalah bola, baju, dan boneka. Baru dua jam dijual hari ini (kemarin) sudah terjual 10 boneka," tutur Ari. Sebanyak 15 bola dan 25 seragam kesebelasan juga sudah terjual. Padahal, ketika itu Piala Dunia 2010 belum dibuka.

Karena itu, ia optimistis 1.000 bola, 2.000 pakaian, dan 1.000 boneka bisa terjual selama Piala Dunia 2010 berlangsung pada 11 Juni-11 Juli. "Pengunjung sangat antusias terhadap pernak-pernik yang dijual. Pesona Piala Dunia 2010 memang luar biasa," ujarnya.

Zakumi dijual dengan harga mulai Rp 44.000 untuk tinggi sekitar 10 cm. Adapun harga baju mulai Rp 74.000 untuk kaus dewasa dan Rp 65.000 untuk kaus anak-anak. Bola biasa dan Jabulani dijual masing-masing seharga Rp 90.000 dan Rp 179.000.

"Selain itu, dijual bola yang resmi yang dipakai dalam pertandingan Piala Dunia 2010 seharga Rp 1,1 juta," kata Ari. Dinikmati UKM

Di toko olahraga Chioda, kepadatan pengunjung tampak pada Jumat siang hingga sore. Mereka berbondong-bondong membeli pernak-pernik sepak bola. Sebagian besar pengunjung mengamati seragam kesebelasan negara kesayangan mereka dan membawanya ke kamar pas.

Pengelola administrasi Chioda, Sandra Yulianingtyas, menuturkan, pernak-pernik dengan peningkatan penjualan paling signifikan adalah seragam tim. "Biasanya sekitar 30 baju terjual setiap hari. Sudah sejak sebulan terakhir penjualan naik rata-rata menjadi 70 baju," katanya.

Penjualan diperkirakan mencapai puncaknya pada babak semifinal dan final, terutama pada akhir pekan. Saat itu angka penjualan diprediksi bisa mencapai 120 potong. "Harga seragam mulai Rp 50.000 hingga paling mahal sekitar Rp 350.000," paparnya.

Pesta sepak bola terbesar empat tahun sekali itu juga dinikmati para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Jawa Barat. "Lumayan, bisa napas sebentar para pelaku UKM itu," ujar Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia Jabar Ade Sudradjat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar