JOHANNESBURG, - Striker Uruguay Diego Forlan tidak pernah merasa timnya menjadi unggulan dalam Piala Dunia 2010. Kalaupun "La Celeste" bisa mencapai perempat final seperti sekarang, itu karena mereka selalu fokus dari pertandingan ke pertandingan lain.
Uruguay mulai dipertimbangkan sebagai favorit juara berkat keberhasilan mereka lolos ke babak delapan besar dengan mulus. Juara dunia dua kali itu hanya sekali gagal meraih kemenangan, yakni saat ditahan Perancis tanpa gol, 11 Juni lalu. "Itu logis. Setelah turnamen dimulai dan pertandingan berlangsung, mereka akan memasukkan kami ke dalam hitungan (juara)," kata Forlan kepada Ole.
Meski demikian, Forlan menegaskan bahwa sebutan kandidat juara bagi timnya tidaklah tepat. Semua tim yang berlaga di piala dunia kali ini sangat sulit dikalahkan. Kalaupun Uruguay sudah menapak ke perempat final, masih ada pertandingan-pertandingan lain yang lebih sulit.
"Saya tidak percaya kami telah sampai di babak delapan besar piala dunia. Kami harus tetap tenang. Kami masih harus bertanding dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," tambah pemain Atletico Madrid itu.
Dalam empat pertandingan, "La Celeste" hanya kebobolan satu gol. Selain itu, duet bomber utama Forlan dan Luis Suarez juga bermain tajam dengan menyarangkan lima gol sepanjang turnamen.
Meski begitu, Forlan tak ingin timnya besar kepala. Ia meminta timnya berhati-hati dalam menghadapi calon lawan mereka, Ghana, pada 2 Juli mendatang. "Ghana? Semua lawan kami sulit. Mereka bilang Korea Selatan (lawan di 16 besar) juga mudah," lanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar