PRETORIA, - Para pemain Paraguay mempersembahkan kesuksesan mereka di Piala Dunia 2010 ini kepada Salvador Cabanas. Striker "La Albirroja" ini tidak bisa bergabung dengan rekan-rekannya, karena nyaris mati akibat tertembak. Beruntung, nyawa Cabanas tertolong dan dia sedang dalam proses penyembuhan.
"Apa yang kami raih ini untuknya," ujar striker Cristian Riveros, setelah Paraguay memenangkan drama adu penalti melawan Jepang di perdelapan final, Selasa (29/6/10). "Minggu lalu kami meneleponnya dari ruang kami, dan kami akan terus melakukannya."
Cabanas diserang pada 25 Januari di Meksiko. Satu orang yang diduga anggota sindikat narkoba tersebut, sudah ditangkap dan dia adalah kaki tangannya.
Penembakan tersebut terjadi di sebuah bar di Meksiko City, setelah terjadi perdebatan tentang sepak bola. Permasalahan mulai muncul ketika orang yang diduga penembak itu mempertanyakan kemampuan mencetak gol Cabanas, dan dia (Cabanas) menanggapinya dengan emosi.
"Dia selalu bersama kami dalam semangat," ujar Riveros. "Kami mendapat kabar baik, karena proses penyembuhannya berjalan bagus."
Memang, Paraguay kehilangan seorang sosok striker yang haus gol. Karena, Cabanas merupakan top skor "La Albirroja" selama babak kualifikasi Piala Dunia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar