JOHANNESBURG, — Sering disebut sebagai pertandingan tak penting, perebutan tempat ketiga Piala Dunia kali ini menjanjikan permainan seru. Sebagai tim yang sama-sama terlempar dari jalan menuju panggung utama, Jerman dan Uruguay kini mencoba menebus dosa dengan tidak jatuh ke lubang yang sama.
Uruguay tidak menyangka bisa melangkah sampai semifinal. Meski itu merupakan penghargaan besar, mereka belum mau berhenti menciptakan kejuatan. Apalagi setelah mereka pada babak semifinal cuma kalah tipis dari Belanda 2-3.
Diego Forlan dan Luis Suarez punya ambisi pribadi yang memungkinkan mereka menjadi penentu performa tim. Forlan saat ini sudah mencetak empat gol dan cuma kalah satu gol dari top scorer sementara, Wesley Snsijder dan David Villa. Laga ini bisa membimbing jalannya meraih trofi pengobat kekecewaan tim dan negaranya.
Sementara itu, Luis Suarez punya misi membayar utang dosa absen pada semifinal, akibat handsball saat melawan Ghana. Ditambah kondisi fisik yang lebih baik, ia berkesempatan membuktikan diri bahwa ia juga bisa memenangkan tim dengan cara jujur.
Bagi Jerman, pertemuan ini adalah jenis yang harus dimenangkan. Bila bukan demi pembalasan sakit hati, maka hal ini setidaknya untuk mempertahankan rekor tak pernah kalah dari Uruguay.
Manajer kontingen Jerman, Oliver Bierhoff, menyatakan, timnya akan berusaha pulang dengan prestasi sebaik mungkin dan itu berarti memenangi laga terakhir. Sayangnya, dengan ambisi itu, markas Jerman malah diserbu wabah flu.
Kapten Philipp Lahm dan Pelatih Joachim Loew diberitakan media-media Eropa terkena wabah dan belum tentu bisa hadir di lapangan saat laga nanti. Kalaupun bisa, kondisi fisik mereka tidak akan seratus persen.
Masalah Jerman tak berhenti di situ. Penyerang andalan mereka, Miroslav Klose, juga belum tentu bisa bermain karena bermasalah dengan punggungnya. Padahal, Klose juga punya ambisi mencetak satu gol demi menyamai rekor gol Piala Dunia yang masih dipegang Ronaldo Luiz Nazario Da Lima, yaitu 15 gol.
Di tengah badai masalah, Jerman mendapat penghiburan dari Paul Si Gurita. Ia meramalkan bahwa Jerman akan menang atas Uruguay.
Sejauh ini, ramalan Paul tentang hasil laga Jerman pada Piala Dunia 2010 Afrika Selatan selalu benar. Namun, masih perlu ditunggu, apakah ramalannya bisa mencapai rekor seratus persen.
Data dan Fakta Pertandingan
URUGUAY vs JERMAN
Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth
Sabtu (10/7/2010)
SIARAN LANGSUNG: RCTI
Minggu (11/7/2010), pukul 01.30 WIB
Perkiraan formasi dan susunan pemain:
Uruguay (4-2-3-1): Muslera, M. Pereira, Victorino, Lugano, Caceres; D. Perez, Arevalo; A. Fernandez, Forlan, Cavani; Suarez Gargano, A. Pereira; Forlan, Cavani
Jerman (4-2-3-1): Neuer, Lahm, Friedrich, Mertesacker, Jansen; Khedira, Schweinsteiger; Mueller, Oezil, Podolski; Klose
Rekor pertemuan: Delapan kali. Jerman menang enam kali dan seri dua kali.
Rekaman pertandingan:
Uruguay
11 Juni Uruguay 0-0 Perancis
16 Juni Afrika Selatan 0-3 Uruguay
22 Juni Meksiko 0-1 Uruguay
26 Juni Uruguay 2-1 Korea Selatan
2 Juli Uruguay 1-1 Ghana (Uruguay menang lewat adu penalti 4-2)
6 Juli Uruguay 2-3 Belanda
Jerman
13 Juni Jerman 4-0 Australia
18 Juni Jerman 0-1 Serbia
23 Juni Ghana 0-1 Jerman
27 Juni Jerman 4-1 Inggris
3 Juli Argentina 0-4 Jerman
7 Juli Jerman 0-1 Spanyol

Tidak ada komentar:
Posting Komentar